Tampilkan postingan dengan label Love & Sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love & Sex. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 April 2014

Posisi-posisi Bercinta yang Aman Selama Kehamilan

Ketika  anda sedang hamil, bukan berarti anda tidak bisa melakukan hubungan seks. Anda tetap dapat melakukan hubungan seks selama anda hamil, kecuali ada saran medis dari dokter anda, yang melarang untuk melakukan hubungan seks.
Saat usia kehamilan memasuki usia tua dan perut mulai membesar, anda hanya perlu mengatur posisi yang nyaman untuk melakukan hubungan seks.
Berikut ini beberapa tips untuk melakukan seks pada saat sedang hamil:
1. Posisi wanita diatas women on top.
Posisi ini paling nyaman untuk para ibu hamil, karena tidak terlalu banyak resiko. Dengan posisi ini posisi ini wanita dapat mengatur kedalaman penetrasi.
2. Posisi duduk Membelakangi.
Posisi ini dimana wanita duduk membelakangi pria sehingga perut dan pinggul tidak mengalami tekanan berlebihan. Dalam posisi ini pria di tuntut untuk lebih aktive.
3. Posisi pria diatas.
Posisi ini dapat dilakukan dengan cara, si wanita berbaring hanya separuh tubuh.
4. Posisi berlutut atau berdiri.
Posisi ini dapat memungkinkan anda saling mengontrol sehingga tidak terjadi tekanan tekakanan atau himpitan pada perut dan pinggul.
Yang terpenting dari semua posisi dalam melakukan hubungan seks selama kehamilan adalah, jangan meletakan berat badan anda pada perut dan pinggul wanita yang sedang hamil, atau batasi tekanan di perut dan pinggul wanita hamil.
Komunikasi dan saling memahami antar pasangan lebih dibutuhkanagar tidak terjadi kesalah fahaman atau terjadi nya hubgungan seksual yang tidak memuaskan kedua belah pihak. Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi para ibu yang sedang menjalani masa kehamilan untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
- See more at: http://www.ibukitakartini.com/tentang/beberapa-posisi-berhubungan-sex-yang-baik-saat-kehamilan/#sthash.maCIbmBX.dpuf
Meski dalam kondisi berperut besar, wanita hamil masih bisa terus menikmati hubungan seks, selama tidak menganggu kondisi janinnya. Bagaimana posisi yang aman?

Untuk melakukan seks saat hamil, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Kedua pasangan nyaman secara fisik
2. Posisi memungkinan adanya kontak fisik yang dikehendaki
3. Posisi seks tidak menempatkan tekanan pada rahim, atau membebani perut ibu hamil.

Para ahli mengatakan bahwa wanita harus menghindari berbaring telentang atau ke sisi kanan untuk jangka waktu yang lama setelah kehamilan masuk usia empat bulan, seperti dilansir About.com, Sabtu (12/10/2013).

Berikut beberapa posisi bercinta yang aman selama kehamilan:

1. Posisi 'Spooning'

Posisi ini dilakukan dengan berbaring miring, berhadap-hadapan sehingga pasangan bersama-sama bertumpu pada satu sisi tubuh. Pada posisi spooning, posisi pria lebih miring condong di bawah, sehingga akan ada beberapa tumpang tindih lengan dan kaki dalam posisi ini.

Posisi spooning bisa sangat nyaman untuk ibu hamil karena tidak ada tekanan pada perut, juga memungkinkan pasangan untuk melakukan banyak gerakan. Namun hindari berbaring di sisi kanan dalam posisi ini.

2. Posisi Menyamping (Side by Side)

Sama dengan posisi spooning, posisi ini dilakukan dengan saling berhadapan. Memungkinkan kontak fisik yang sama dengan posisi spooning, tapi penetrasi akan sedikit lebih sulit. Anda dapat menyilangkan kaki satu sama lain. Sama seperti spooning, posisi ini bisa sangat nyaman karena tidak ada yang merasakan berat tubuh pasangannya.

3. Posisi 'Woman on Top'

Sebagian orang menganggap posisi ini tidak wajar karena berdasarkan anggapan masa lalu wanita seharusnya bersikap lebih pasif. Tentu saja anggapan itu sudah tidak berlaku lagi karena wanita masa kini merasa berhak juga untuk mengekspresikan perilaku seksualnya sesuai dengan keinginannya. Posisi 'Woman-on-Top' adalah posisi wanita di atas pria.

Posisi ini menawarkan manfaat karena wanita hamil dapat memegang kendali kedalaman dan sudut penetrasi. Posisi ini mungkin akan lebih melelahkan, tapi bagi banyak wanita hamil posisi ini dianggap ideal.

4. Posisi 'Rear Entry' atau 'Doggie Style'

Hubungan seksual 'Doggie Position' atau 'Doggie Style' adalah posisi sanggama dimana pria melakukan hubungan seksual dari arah belakang wanita. Disebut 'Doggie Position' karena hubungan sanggama ini mirip dengan cara anjing jantan menggauli betinanya. Dalam istilah kedokteran seksual disebut Rear-Entry Position. Posisi ini dikatakan baik bagi ibu hamil karena dapat lebih menstimulasi G-spot.

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
5. Posisi 'Pinggir Tempat Tidur'

Posisi ini menawarkan banyak kemungkinan untuk kenyamanan yang lebih besar selama kehamilan. Wanita dapat berbaring di tempat tidur (posisi menyamping atau telentang tapi jangan dalam jangka waktu lama) di tepi tempat tidur dan pasangan bisa turun dari tempat tidur, berlutut atau berdiri. Posisi ini juga bisa dikombinasikan dengan posisi rear entry (doggie style).

Sumber: health.detik.com 








Selasa, 08 Oktober 2013

Pembunuh Gairah Seks: Kaki Kedinginan Hingga Gusi Berdarah (Bag. 1)

dok. Thinkstock
Kehidupan seks tidak selalu menyenangkan bagi beberapa pasangan suami istri. Berdasarkan hasil studi, jutaan orang sulit menemukan waktu atau mendapatkan hasrat untuk bercinta. Secara statistik ada 40 persen pasangan yang menganggap kehidupan seks mereka seharusnya bisa lebih baik dari kondisi sekarang.

Libido, adalah salah satu kunci penting dalam menentukan baik/buruknya kualitas kehidupan seks. Namun hasrat bercinta setiap orang bisa berbeda-beda. Jika Anda atau pasangan mengenali adanya perubahan pada libido atau fungsi seksual, maka sebaiknya segera diperiksa karena bisa jadi itu merupakan tanda adanya masalah kesehatan fisik maupun mental. Dr Michael Perring, dokter spesialis kesehatan seksual mengatakan seperti dilansir Daily Mail, "Umumnya apabila seseorang punya kehidupan seks yang sehat, itu berarti indikator kalau kesehatannya juga baik. Sementara libido rendah atau disfungsi ereksi terkadang mengindikasikan penyakit serius seperti diabetes."

Dr Michael menyebutkan faktor-faktor paling umum yang bisa membunuh gairah bercinta. Beberapa di antaranya, mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya.

1. Kaki Kedinginan
Peneliti dari University of Groningen, Belanda menemukan, 80 persen wanita bisa meraih orgasme ketika mereka mengenakan kaos kaki saat bercinta. Sementara pada wanita yang berhubungan seks tanpa kaus kaki, hanya 50 persen yang berhasil mendapatkan klimaks.

Menurut Gert Holstege yang memimpin penelitian, hal itu terkait dengan tingkat keamanan dan kenyamanan yang dirasakan wanita. Bagian otak yang bertanggungjawab mengatur rasa gelisah dan takut perlu dinon-aktifkan agar wanita berhasil meraih klimaks. Lingkungan yang nyaman, termasuk temperatur ruangan yang tepat (tidak terlalu dingin/panas) merupakan faktor penting bagi wanita untuk membuatnya merasakan dua hal tersebut. Apabila suhu ruangan terlalu dingin, tubuh akan terasa tidak nyaman dan gairah seks pun berkurang.

2. Obat Penyubur Rambut
Sebagian besar pria khawatir kebotakan dini akan memengaruhi daya tarik mereka kepada pasangannya. Ironisnya, perawatan untuk menumbuhkan rambut atau mencegah kebotakan bisa menurunkan performa pria di tempat tidur.

"Banyak pria yang menemui saya dan bertanya tentang obat untuk mengatasi kebotakan. Tapi begitu saya memberitahu mereka kalau obat tersebut bisa menghalangi produksi hormon testosteron dan memengaruhi libido dan ereksi, mereka berubah pikiran," ujar Dr Radha Modgil, dokter spesialis kesehatan seksual dari London.

Efek penggunaan obat mungkin tidak langsung terlihat, tapi berangsur-angsur akan terasa dalam jangka panjang. Studi yang dilakukan pada 71 pria oleh Dr Michael Irwig dari University of Washington menemukan, obat anti kebotakan bisa menyebabkan disfungsi seksual dan efeknya bisa berlangsung hingga 40 bulan setelah konsumsi obat dihentikan.

3. TV di Kamar Tidur
Pasangan yang menaruh TV di kamar tidur mereka, punya frekuensi bercinta dua kali lebih sedikit ketimbang pasangan tanpa TV. Studi yang dilakukan pada 523 pasangan di Italia itu juga menemukan, apa yang Anda tonton bisa memengaruhi hubungan seksual Anda dengan pasangan. Sebagai contoh, film-film bertema kekerasan dan reality TV merupakan acara televisi yang paling berpotensi membunuh gairah bercinta.

4. Gusi Berdarah
Pria yang mengalami gusi berdarah tiga kali lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi, menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine. Peneliti dari Inonu University, Turki yang mengadakan studi menyebutkan bahwa disfungsi ereksi dan penyakit gusi kerap disebabnya oleh faktor yang sama seperti penuaan, kebiasaan merokok, diabetes dan penyakit jantung.

5. Konsumsi Alkohol
Alkohol bisa memengaruhi performa seks pada pria maupun wanita. Minuman seperti Martini, Gin & Tonic, Vodka dan sejenisnya juga diketahui bisa mengurangi sensitivitas pada kulit sehingga pria/wanita peminum alkohol seringkali sulit merasakan sensasi menyenangkan dari stimulasi seks. Selain itu saat mencerna alkohol, tubuh harus bersusah payah dan kehilangan sejumlah enzim yang diperlukan testis untuk memprpduksi testosteron. Pada peminum berat, efek alkohol bisa bertahan hingga dua tahun meskipun dia sudah berhenti mengonsumsinya.

6. Lutut Berderak
Sakit pada lutut akibat radang sendi merupakan salah satu penghalang Anda mendapatkan kehidupan seks berkualitas. Angela Jacklin, terapis do Arthritis Research, Inggris mengatakan, radang sendi bisa membuat lutut terasa sangat menyakitkan bahkan hanya untuk mengganti posisi tidur. Rasa sakit tentunya akan semakin terasa saat Anda beraktivitas yang lebih intens, seperti berhubungan seks.

7. Gangguan Tiroid
Hormon tiroid memengaruhi cara tubuh beraktivitas dan tingkat energi manusia. Adanya gangguan pada tiroid (kekurangan tiroid) akan menyebabkan tubuh cepat lelah, depresi dan kurangnya motivasi dalam segala hal, termasuk motivasi untuk bercinta. Masalah ini biasanya bisa diatasi dengan pemberian obat untuk mengganti kekurangan hormon tiroid.

Sumber:  http://wolipop.detik.com

Senin, 09 September 2013

4 Trik Agar Wanita Mendapatkan Orgasme Semudah Pria

Dok. Thinkstock
Bagi pria, orgasme rasanya bukan hal yang sulit untuk didapat. Tidak ada banyak faktor yang membuat mereka kesulitan untuk mendapatkannya. Namun untuk wanita, yang terjadi sebaliknya. Mood yang kurang baik, performa pasangan, situasi saat bercinta, semua hal tersebut bisa membuat wanita gagal meraih orgasmenya.

Seorang pakar seks yang juga penggagas situs Sex Toys 101, Clare Cavanah memberikan sarannya untuk wanita yang kesulitan untuk orgasme. Ia menyadari memang ada banyak faktor yang bisa menentukan seorang wanita bisa mencapai klimaks saat bercinta.

Meski begitu, bukan berarti faktor-faktor tersebut tidak bisa dikesampingkan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar seorang wanita bisa mendapatkan orgasmenya semudah pasangan mereka meraih klimaks, seperti dikutip dari Lemon Drop:

1. Masuki Zona Bercinta
Orgasme pada wanita biasanya tergantung apa yang mereka pikirkan saat bercinta. Seorang wanita bisa meraih orgasmenya karena dia berfantasi. Namun cara tersebut belum tentu berlaku serupa untuk wanita yang lain.

Clare pun menyarankan untuk setiap wanita memikirkan atau mencari tahu apa yang bisa membuat mereka merasa seksi dan bergairah. Masuki zona bercinta dan lupakan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan aksi Anda dan suami saat berada di tempat tidur.

"Dengan mengetahui apa yang membuat Anda bergairah, itu bisa mempertahankan gairah yang ada," ujarnya. "Fantasi yang benar memegang peranan penting pada apa yang terjadi di kehidupan nyata. Obrolan seksi misalnya, bisa membuat Anda merasa sangat bergairah," urainya lagi.

Claire juga menyarankan untuk mematikan atau menjauhkan ponsel. "Lupakan juga sejenak hal-hal yang membuat stres. Cobalah sepenuhnya fokus pada yang sedang dilakukan dan lihat saja bagaimana hasilnya," tuturnya.

2. Mengobrol dengan Pasangan Soal Orgasme
Seks yang luar biasa bisa didapatkan asalkan ada kejujuran dan keterbukaan pasangan, begitu saran Claire. Menurutnya terbukalah soal apa yang Anda rasakan saat bercinta. Kalau memang ada yang tidak disukai katakan saja pada pasangan, jangan malah Anda pura-pura orgasme hanya karena ingin membahagiakannya.

"Memalsukan orgasme malah bisa membuat Anda merasa sedih," katanya.

Mengobrol soal seks ini tentu tidak bisa dilakukan hanya 1-2 kali. Lakukan dengan rutin agar Anda dan pasangan juga semakin terbiasa dan tidak merasa canggung.

Dalam membicarakan soal aktivitas bercinta itu coba fokuslah pada apa yang Anda dan pasangan inginkan. Katakan apa yang disukai dan tidak disukai. Setelah tahu, cari solusinya bersama-sama. Cara tersebut tidak hanya membuat Anda semakin intim, tapi juga dapat membuat kehidupan seks semakin luar biasa.

3. Oral Seks
Tidak sedikit wanita yang merasa kurang nyaman saat pasangannya memberikan oral seks. Sehingga pria pun jadi jarang melakukan hal itu.

"Beberapa wanita tidak nyaman saat mendapatkan oral seks karena mereka sudah sering mendengar pesan yang salah soal area genital tersebut, yaitu kalau daerah itu berbau dan ada rasanya," ujar Claire.

Claire menegaskan cobalah percaya diri saat pasangan memberikan oral seks. Anda perlu ingat saat itu dia juga bergairah pada Anda. Kalau memang Anda menyukai aksinya tunjukkan entah dengan suara atau gerakan. Hal serupa juga berlaku kalau Anda tidak suka, komunikasikan bagaimana cara terbaik untuk membuat Anda suka dengan oral seks yang diberikannya.

4. Penetrasi
Anda sulit mendapatkan orgasme saat si dia melakukan penetrasi? Jangan sedih karena Anda tidak sendiri, cukup banyak penelitian yang menyebutkan 70% wanita tidak bisa meraih klimaks hanya dengan penetrasi pasangannya.

Hanya saja bukan berarti orgasme dengan penetrasi ini tidak mungkin terjadi. Claire mengatakan ada beberapa posisi yang bisa membuat wanita mendapatkan orgasme dengan mudah. Posisi tersebut di antaranya woman on top dan doggy style.

Sumber: http://wolipop.detik.com

Jumat, 23 Agustus 2013

Lima Posisi Hubungan Intim Yang Aman dan Nyaman Pada Saat Hamil

Berikut lima posisi hubungan intim yang nyaman pada saat hamil:

Misionaris (Man On Top)

Posisi ini dapat digunakan pada awal kehamilan. Posisi ini masih bisa diterapkan dengan sedikit modifikasi, misalnya dengan meletakkan bantal di belakang punggung Ibu. Suami ada di atas tubuh ibu dengan menahan berat badannya agar tidak membebani perut.

Kebalikan Misionaris (Woman On Top)

Posisi ini adalah salah satu posisi favorit pada kehamilan trimester-3. Woman on top sangat baik untuk Ibu dengan ukuran perut yang sudah semakin membesar. Posisi Ibu berada di atas suami sambil berlutut atau setengah berbaring menghadap ke suami. Hal ini memungkinkan Ibu untuk mengontrol kedalaman dan kecepatan penetrasi. Selain itu, posisi ini juga memungkinkan stimulasi klitoris secara manual untuk membantu orgasme Ibu.

Duduk (Sitting Dog)

Ibu bisa memilih melakukan posisi ini dalam setiap trimester kehamilan. Ibu duduk di pangkuan suami dan saling berhadapan. Posisi ini aman dilakukan di trimester awal saat perut belum terlalu besar. Di trimester lanjut, posisi ini juga masih bisa dilakukan, tetapi dengan posisi Ibu duduk membelakangi suami. Menggunakan kursi sebagai bagian dari posisi ini bisa membantu Ibu merasa lebih nyaman untuk mengendalikan kecepatan dan kedalaman penetrasi.

Berbaring Membelakangi (Your Back On His Side)

Ibu berbaring membelakangi suami yang juga berbaring menyamping. Penetrasi pada posisi ini dilakukan dari sisi belakang.

Dari Belakang (Rear Entry)

Posisi rear entry bisa diterapkan dalam trimester apa pun, tetapi sangat baik untuk akhir kehamilan, karena perut Ibu tidak akan terganggu. Ibu duduk bersimpuh dengan posisi badan dicondongkan ke depan. Penetrasi dilakukan dari belakang dengan posisi suami yang juga bersimpuh. Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dangkal, sehingga Ibu pun merasa lebih nyaman serta dapat mengurangi kekhawatiran suami. Apabila Ibu memiliki kesulitan mencapai orgasme dengan posisi ini, maka dapat menggunakan stimulasi klitoris manual.

Hubungan intim saat kehamilan mungkin tidak senyaman seperti saat diluar kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi berbagai posisi dan kegiatan seksual untuk menjaga kenyamanan hubungan intim. Pasangan harus bekerja sama dalam  beberapa 'manuver' untuk menemukan posisi paling aman dan nyaman. Beberapa pilihan di atas, tentu dapat menjadi pertimbangan.

Sumber: http://www.kemangmedicalcare.com

Sabtu, 13 Juli 2013

Seks :: Kian Intim dengan Posisi Dahsyat Ini

Pernah memerhatikan cara tidur kelelawar? Mereka menggantungkan kaki di ranting pohon dan menjatuhkan badannya ke bawah.

Kali ini, tiru posisi bercinta Bad Bat-Girl bersama si dia! Bedanya, Anda tidak butuh sebatang pohon untuk bergelantungan.

How to do: Tidurlah telentang menghadap ke atas. Dengan bantuan tangan, angkat pinggang, paha, dan kaki Anda setinggi mungkin. Minta pasangan berlutut hingga sejajar dengan pundak Anda yang terangkat.

Arahkan tangannya untuk meletakkan pergelangan kaki di atas pundaknya, lalu minta si dia untuk memegang pinggul Anda agar posisi lebih steady. Ketika Mr. Happy sudah menemukan 'rumah'-nya, berpeganglah pada pahanya untuk mengunci posisi.

You'll love it because: Jika posisi terlihat sulit, tunggu sampai Anda merasakannya sendiri. Aliran darah yang berlari kencang dari paha akan meningkatkan intensitas di pelvic Anda. Belum lagi sensasi menggetarkan yang mengalir ke kepala. Oughh...

Head over heels! Plus, kedua kaki Anda yang menekan pundak dan mengapit lehernya saat the Big-O mendera akan menciptakan sedikit pijatan baginya. Apalagi saat keadaan kian intens dan Anda mulai menggeliat pasti membuat dirinya makin tak tahan untuk terus menyerang dari atas.

Sex tips: Aksi ini lebih mudah dilakukan di atas bidang keras. Untuk menambah sensasi, silangkan kaki saat bertumpu di pundaknya dan arahkan tangannya ke depan untuk mengeksplorasi bukit kembar dan C-spot sampai benar-benar...BASAH!

Sumber: http://health.ghiboo.com

Jumat, 28 Juni 2013

Kebersihan Mutlak Saat Berhubungan Intim

Sebagai seorang wanita tentunya sangat menyadari arti pentingnya kebersihan. Terutama kebersihan tubuh kita. Tubuh yang bersih yang wangi akan lebih menarik perhatian  para kaum adam. Konon wanita yang selalu menjaga kebersihan dan selalu tampil wangi akan menambah gairah seksual. Nah jika kamu pengen lebih dicintai oleh pasangan yang anda cintai lebih baik lebih ekstra menjaga kebersihan badan.

Disamping menambah gairah seksual kita, kebersihan akan menjaga kita dari tertularnya berbagai macam penyakit. Ada beberapa penyakit yang timbul jika tubuh tidak dibersihkan sebelum dan sesudah bercinta. Nah anda tentunya tidak mau kan tertular ataupun menularkan penyakit pada pasangan kita. Jadi bersih-bersih wajib kita lakukan sebelum dan sesudah kita melakukan hubungan seks.

Mandi Sebelum Berhubungan

Tubuh yang bersih dan wangi secara tidak langsung akan menambah gairah seksual anda dan pasangan. Mulailah dengan ritual mandi bareng dengan pasangan anda sebelum melakukan hubungan seks. Mandi bersama akan membuat anda dan pasangan untuk saling menyentuh. Ritual ini juga bisa sebagai foreplay atau pemanasan untuk anda berdua sebelum bercinta.

Bersihkan seluruh tubuh, terutama bagian-bagian yang dianggap penting secara seksual. Misalnya daerah sekitar kelamin dan anus. Untuk laki-laki organ-organ penting tersebut dapat dibersihkan dengan sabun mandi atau sabun antiseptik, sedangkan untuk perempuan cukup bersihkan dengan air bersih, air matang atau sabun khusus dengan pH seimbang.

Bersihkan Tangan dan Kuku

Tangan dan kuku adalah sumber penularan penyakit yang paling utama. Kuman dan bakteri paling banyak ditemukan pada kuku dan tangan kita. Untuk itu sebelum anda memegang dan membelai salah satu bagian tubuh pasangan lebih baik cuci tangan dengan sabun dan potonglah kuku anda. Nah dengan begitu anda nyaman dan pasangan anda juga tentunya akan nyaman jika akan melakukan foreplay atau pemanasan sebelum bercinta.

Gosok Gigi

Berciuman dengan saling mengaitkan bibir anda dengan pasangan akan menambah gairah dan sebagai menu pembuka sebelum berlanjut pada percintaan yang sangat hebat. Berciuman dengan teknik khusus memang akan membuat pasangan puas.  Akan tetapi hal yang wajib dilakukan sebelum anda melakukan sesi berciuman ini, anda harus menjaga kebersihan mulut. Tentunya anda tidak mau kan membuat pasangan anda merasa jijik karena mencium bau mulut anda.

Bergosok gigilah sebelum sesi bercinta dimulai. Pertukaran suatu cairan antar pasangan akan menyebabkan berpindahnya kuman dan bakteri dalam tubuh kita ke pasangan kita. Nah untuk meminimalkan tertularnya suatu penyakit sebaiknya anda menggosok gigi anda dan berkumur dengan obat kumur.

Bersih-Bersih Sesudah Bercinta

Menjaga kebersihan tubuh setelah melakukan aktivitas seksual sangat penting. Selain untuk menghindari penyakit, tubuh pun akan terasa lebih segar setelah mandi. Apalagi tubuh biasanya jadi lengket karena ada bekas ciuman di sana-sini.

Untuk wanita, minimal bersihkan vagina begitu selesai bercinta. Ini penting karena di dalam vagina biasanya tertinggal 2-5 cc atau sekitar satu sendok teh air mani. Bila dibiakan saja selama 24-48 jam, maka air mani akan mati dan membusuk. Akibatnya sisa-sisa air mani tersebut akan menjadi media yang subur bagi pertumbuhan jamur dan bakteri yang menyebabkan infeksi. Tapi ingat, membersihkannya cukup dengan sabun ber-PH seimbang dan air matang saja.

Untuk pria, membersihkan organ vital setelah selesai berhubungan seksual juga sama pentingnya. Sisa cairan vagina yang menempel kalau dibiarkan saja akan mati dan membusuk akibatnya jadi tempat berkembang biak bakteri dan jamur. Akibat yang paling sering terjadi adalah keluhan gatal-gatal. Pada tingkat yang lebih parah bukan tidak mungkin menyebabkan penyakit kulit seperti panu, kadas dan kudis.

Menjaga Kebersihan Sarana

Kebersihan tempat yang menjadi sarana kita dalam bercinta sangatlah penting. Ada kalanya kita merasa bosan bercinta didalam kamar, maka biasanya kita melakukan di sofa ruang tamu atau pun di pantry dapur kita. Sebaiknya perhatikan tempat yang akan kita gunakan. Karena misalkan saja anda ingin bercinta di atas pantry dapur yang ternyata belum anda bersihkan dan berceceran bumbu-bumbu yang anda pakai untuk masak tadi. Coba bayangkan kalau sedang hot-hotnya bercinta di atas pantry, tiba-tiba ada sisa sambal yang belum dibersihkan. Jika mengenai tubuh pastilah panas. Apa jadinya kalau sampai kena atau malah masuk organ vital?

Sumber: www.ibukitakartibi.com







Disamping menambah gairah seksual kita, kebersihan akan menjaga kita dari tertularnya berbagai macam penyakit. Ada beberapa penyakit yang timbul jika tubuh tidak dibersihkan sebelum dan sesudah bercinta. Nah anda tentunya tidak mau kan tertular ataupun menularkan penyakit pada pasangan kita. Jadi bersih-bersih wajib kita lakukan sebelum dan sesudah kita melakukan hubungan seks.
Mandi Sebelum Berhubungan
- See more at: http://www.ibukitakartini.com/tentang/kebersihan-mutlak-saat-berhubungan-intim/#sthash.DGe3Xqud.dpuf

Kamis, 30 Mei 2013

Tips Seks di Bulan Puasa

Bagi umat Islam, Ramadan adalah bulan mulia untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya. Bagi sebagian orang, aktivitas seksual pada bulan ini dihindari, terutama para wanita.

Berbagai alasan seperti tidak ingin menodai bulan Ramadan, kelelahan menyiapkan makanan berbuka dan sahur atau ingin sepenuhnya beribadah. Bulan Ramadan bukan berarti pasangan suami-istri juga harus berpuasa dari seks.

Seperti dikutip dari Islamqa, hubungan intim suami-istri haram dilakukan pada siang hari. Jika pasangan melakukannya di siang hari, ada kafarat (denda) yang harus dijalani yakni memerdekakan seorang budak, jika tak memungkinkan berpuasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir miskin.

Sementara hubungan seksual suami-istri diperbolehkan dilakukan malam hari hingga awal fajar.

Beberapa tips agar aktivitas bercinta tetap berjalan lancar selama Ramadan:

1. Lakukan dengan niat ibadah

Melakukan hubungan seks pada malam hari saat Ramadhan justru berpahala, karena termasuk ibadah. Karena itu, jangan terbebani dan lakukanlah dengan hati senang dan ikhlas. Anda berdua akan lebih menikmatinya.

2. Atur waktu

Pintar-pintarlah mencari waktu yang tepat melepaskan hasrat karena waktu yang relatif sempit selama Ramadan. Setelah berbuka di sore hari hingga tarawih, Anda masih punya waktu beberapa jam hingga masuk waktu sahur. Manfaatkan waktu ini untuk bermesraan dengan pasangan.

3. Lakukan seks kilat

Selama berpuasa, kita harus menjaga agar fisik tidak lemah di siang hari. Apalagi jika kedua pasangan sama-sama bekerja. Jika selama ini durasi seks bersama pasangan lebih lama, usahakan lakukan lebih cepat, agar tenaga tak terkuras. Rasa malas karena harus mandi besar bisa dikurangi dengan mandi air hangat agar tak kedinginan.

4. Saling mengerti

Anda dan pasangan harus memiliki pikiran yang selaras, tanpa ada keinginan memaksakan kehendak atau menang sendiri. Bila salah satu dari pasangan enggan, pasangan lainnya harus mengerti. Jika hubungan intim suami-istri dilakukan dengan cinta, selain pahala, pasangan bisa menghapuskan dosa-dosa.

Sumber:  http://www.ibukitakartini.com

Senin, 27 Mei 2013

Khasiat Daun Bungkus Papua

Khasiat daun bungkus Papua banyak dibicarakan oleh orang-orang khususnya para lelaki yang ingin mempunyai penis yang lebih besar dan kuat dari sebelumnya. Walaupun hingga saat ini belum ada satu penelitianpun yang menyatakan bahwa daun bungkus ini bisa memperpanjang dan memperkuat penis, namun sudah banyak orang yang mengaku sudah membuktikan kehebatannya.

Daun bungkus Papua ini mempunyai efek gatal yang teramat sangat bagi penggunanya pada awal pemakaian, tapi tetap saja daun ini dicari oleh para lelaki karena dipercaya dapat memperbesar alat vital pria. Akhirnya kepolisian merasa perlu turun tangan untuk menertibkan isu ini, sehingga akhirnya Polda Papua mengeluarkan larangan penggunaan ramuan tradisional daun bungkus ini bagi generasi muda yang ingin berkarir di dunia kepolisian dikarenakan dirasa bisa sangat berpengaruh kepada psikis dan mental dari para calon polisi.

“Kami ingin para polisi dan calon polisi mempunyai fisik dan psikis yang sehat serta kuat, penggunaan daun bungkus menurut kami menandakan seseorang itu tidak percaya diri sehingga melakukan hal-hal yang diluar kewajaran,” seru Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Agus Riyanto.

Hingga saat ini sudah banyak para pemuda yang menggunakan daun gatal-gatal (nama lain dari daun bungkus), dan ditemukan beberpa penggunanya menderita infeksi hingga mengeluarkan nanah, atas dasar itu pulalah maka Polda Papua mengeluarkan larangan keras penggunaan daun bungkus bagi para polisi maupun calon polisi.

Menurut Dr Boyke tradisi untuk membsarkan alat vital menggunakan daun bungkus ini cukup berbahaya dan lebih baik untuk segera dihilangkan dari masyarakat Papua.

Apakah Anda ingin alat vital Anda menjadi berukuran jumbo seperti tersengat lebah dengan daun bungkus Papua?

Sumber: http://www.ibukitakartini.com